Pengertian Taubat Nasuha dan Syarat Syaratnya Menurut Islam

Advertisement

Pengertian Taubat Nasuha | Sekarang ini kami ingin mencoba memberikan kepada anda-anda sekalian sebuah penjelasan mengenai pengertian taubat nasuha, siapa tahu saja diantara anda-anda sekalian ini masih ada yg belum mengetahui apa itu taubat nasuha. Maka dari itu alangkah baiknya apabila anda mencoba untuk melihat terlebih dulu penjelasan yang pada kesempatan ini akan coba kami sajikan kepada anda-anda sekalian.

Sehingga untuk anda-anda sekalian ini yang memang belum mengetahui pengertian taubat nasuha itu sendiri, maka anda akan mengetahui pengertian tabuat nasuha secara lengkap. Dan bagi anda yg sekiranya sekarang ini memang ingin mengetahui secara lengkap pengertian taubat nasuha tersebut, maka anda dapat melihat penjelasan mengenai pengertian taubat nasuha yang pada kesempatan ini akan kami sajikan kpd anda-anda sekalian.

Pengertian taubat nasuha adalah taubat yg semurni-murninya, dan merupakan salah satu dari bentuk taubat yg dianjurkan kepada umat muslim. Dimana hal tersebut telah diterangkan dalam Al Qur’an yang bunyinya :”Hai orang – orang yg beriman, bertaubatlah kpd Allah SWT dengan tabuat nasuha (taubat yg semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukanmu ke dlm jannah yg mengalir dibawahnya sungai – sungai, pada hari ketika Allah SWT tidak menghinakan Nabi dan orang – orang mukin yg bersama dia: sedang cahaya mereka memancar dihadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan:”Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. At Tahrim ayat 8)

Advertisement

Dan ketika seseorang melakukan dosa besar, seperti contohnya adalah melakukan perbuatan zina. Maka diwajibkan kepada meraka-mereka itu untuk sesegera mungkin melakukan taubat nasuha, agar dosa besar yg telah dilakukannya tersebut dapat diampuni Allah SWT sebelum nantinya akan dihitung dihari akhir. Dan setelah melakukan taubat nasuha, maka orang tersebut harus berjanji untuk tidak melakukan dosa besar itu lagi.

Dan bagi anda yg sekiranya telah melakukan dosa dan ingin melakukan taubat nasuha, maka anda harus memenuhi syarat syarat taubat nasuha yg ada. Agar taubat nasuha yang anda lakukan itu dapat diterima oleh Allah SWT, dan bagi anda yg sekiranya ingin mengetahui apa saja syarat syarat taubat nasuha itu sendiri secara lengkap. Maka anda dapat melihat secara lengkap syarat syarat taubat nasuha tersebut dibawah ini.

pengertian taubat nasuha
Pengertian Taubat Nasuha dan Syarat Syaratnya

Ikhlas, hal paling dasar supaya taubat nasuha kita itu dapat diterima adalah ikhlas karena Allah SWT, kita melakukan taubat nasuha tersebut semata-mata hanya karena Allah SWT. Jangan sampai kita melakukan taubat hanya sebagai bentuk riya atau hanya karena ingin dilihat oleh lingkungan tempat tinggal kita jika kita telah bertaubat. Jika anda melakukan taubat dikarenakan oleh faktor tersebut, maka bukannya diampuni dosanya namun anda malah hanya akan menambah dosa. Karena hal tersebut termasuk salah satu penyakit hati dan salah satu tindakan yg dibenci pula oleh Allah SWT.

Menyesal, ketika kita akan melakukan taubat nasuha, maka tentunya kita telah meyadari jika perbuatan yg telah kita lakukan itu adalah salah. Sehingga pada saat kita ingin bertaubat, dan supaya taubat yg kita lakukan itu diterima Allah SWT. Maka kita harus menyesali akan dosa atau perbuatan yg telah kita lakukan tersebut.

Tidak mengulangi perbuatannya, setelah kita melakukan taubat nasuha, maka kita harus benar-benar berhenti melakukan perbuatan yg membuat kita dosa tersebut. Karena jika kita kembali melakukan perbuatan tersebut, maka sama halnya kita tidak melakukan taubat nasuha. Karena kita melakukan kembali perbuatan dosa tersebut.

Sesuai pada waktunya, syarat taubat nasuha terakhir adalah sesuai pada waktunya. Sesuai pada waktunya disini maksudnya ialah pada saat kita masih hidup, karena ketika seseorang telah meninggal, maka taubatnya tidak akan diterima. Hal tersebut telah diterangkan dalam Al Qur’an yang berbunyi :”Dan tidaklah itu diterima Allah SWT dari orang – orang yg mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kpd seseorang diantara mereka, (barulah) dia mengatakan :”Sesungguhnya saya bertaubat sekarang”. Dan tidak (pula diterima taubat) orang – orang yg mati sedang mereka dalam kekafiran.” (QS. An Nisa ayat 18)

Demikian itu sekiranya untuk penjelasan mengenai Pengertian Taubat Nasuha dan Syarat Syaratnya Menurut Islam yang kami dapat sajikan kepada anda-anda sekalian, semoga saja penjelasan mengenai pengertian taubat nasuha yang baru saja kami sajikan kpd anda-anda sekalian tadi itu bisa memberikan banyak manfaat. Dan utk anda yg sekiranya mungkin masih ingin kembali melihat beberapa penjelasan lainnya selain pengertian taubat nasuha.

Maka anda dapat mencoba kembali utk melihat tata cara shalat taubat nasuha, barang kali saja diantara anda-anda sekalian ini masih ada yg belum mengetahui bagaimana untuk cara shalat taubat nasuha. Maka dari itu alangkah baiknya jika anda mencoba untuk kembali melihat pembahasan yg beberapa waktu lalu itu telah kami sajikan, siapa tahu saja pembahasan tersebut dpt membantu anda-anda semuanya.

Atau untuk anda yg sekiranya sekarang ini sudah mengetahui bagaimana tata cara shalat taubat nasuha tersebut, maka anda bisa kembali mencoba utk melihat beberapa pembahasan lainnya yg sudah pernah pula kami sajikan. Siapa tahu saja salah satu diantara pembahasan tersebut akan ada yg sesuai dengan yg sedang dicar-cari oleh anda selama ini. Atau barang kali saja anda ingin menunggu update pembahasan terbaru dari kami yg akan terus kami sajikan utk setiap harinya.

Pengertian Taubat Nasuha dan Syarat Syaratnya Menurut Islam was last modified: December 14th, 2016 by grobakz

Advertisement
tags: , , ,